Hai Hujan.
Aku bertemu dia lagi hari ini.
Sama sejuknya, sama menenangkannya.
Sama basahnya.
Sama derasnya.
Sama hebatnya.
Dia tak pernah berubah.
Hujan...
Aku bertemu seseorang. Aku bertemu dia.
Dalam angin, dalam napas, dalam langit.
Jauh di dalam, aku tahu. Dia tak tahu.
Aku takkan pernah bisa menjangkaunya.
Banyak yang muncul di pikiranku hari ini!
Detik ini, aku memikirkan pohon musim gugur. Daun cokelat. Langit merah jambu. Siluetnya. Lalu hujan lagi.
Hujan tahu aku telah mengalami apa saja dalam hidupku.
Rahasia dunia ini membawaku ke hari baru.
Rasanya, aku udah berbuat salah. Aneh ya.
Nggak tahu aku melakukan apa... rasanya.
Mungkin ya... mungkin tidak juga. Kemungkinan ada selalu.
Aku berbuat salah, dengan siapapun itu...
Menyesal. Aku menyesal.
Semoga ucapan ini terdengar untuk mereka.
:-)
Hidup terlalu mengejutkan....
Hujan.
Aku akan selalu menulis, dan mungkin akan menjadi lembaran kisah yang bahkan tak kutahu.
Entahlah. Aku cuma akn menjadi salah satu bukti ciptaan-Nya.
Masih menanti cerita. Masih menunggu kisah.
Untuk dijalani.
-H
.jpg)
No comments:
Post a Comment